Archive for the ‘Opini’ Category

SMS dan Telepon yang menjengkelkan

Karena kebutuhan mengiklankan sebuah barang akhirnya saya mengikhlaskan  nomer telepon saya terpampang di dua buah koran lokal.Konsekuensinya saya banyak menerima telepon dan sms dari nomer yang tidak di kenal. Sebagian adalah tipikal orang-orang yang serius.Mereka bertanya spesifikasi,harga,angsuran dan segala macam hal yang berhubungan dengan barang yang di iklankan.Setelah itu mereka berjanji akan datang melihat barang [...]

Kisah ruang kecil yang disebut kantor

Ketika memutuskan untuk “bersolo karir” beberapa bulan lalu,masalah tempat untuk bekerja adalah hal yang cukup menyita perhatian saya. Saat dimana rumah mungil kami harus berbagi tempat dengan usaha yang baru akan saya tekuni.Sempat terfikir untuk menyewa tempat saja.namun dengan kondisi keuangan dan beberapa tagihan yang masih harus di bayar tiap bulan membuat keinginan itu saya [...]

Palembang : Geliat baru kota metropolis

Kota Palembang sibuk berbenah.gelaran SEA Games yang sebentar lagi akan di laksanakan di bulan november 2011 membuat kota ini seakan berlari dalam proses mempercantik diri. Lihat saja bagaimana venue penyelenggaraan sea games yang di genjot habis habisan pelaksanannya siang malam,pelebaran jalan,pengaspalan jalan,sampai ke pembangunan hotel dan mall seakan tidak mau ketinggalan.Semuanya berlomba mengejar waktu. Menurut [...]

Cara mudah membuat pelanggan menjadi musuh

Apa jadinya jika seorang pelanggan yang kecewa akan pelayanan sebuah toko atau produk.Pelanggan yang kadar kekecewaannya sedikit mungkin hanya akan menyimpannya dalam hati sambil berjanji tidak akan datang lagi berbelanja ke toko atau membeli produk tersebut. Kemudian mungkin menceritakan pengalamannya ke keluarga atau orang yang terdekat.Kemudian orang terdekat akan menceritakan lagi ke orang lain dan [...]

Reality show: ketika si penipu masuk TV

Siapa yang menyangka sosok Luthfi yang dikenal manja,sensitif,provokatif dan suka meledak-ledak ini ternyata belakangan di ketahui adalah orang yang di cari-cari karena terlibat berbagai kasus.Karaktek Luthfi sebagai anak keluarga kaya dan suka menyombongkan diri di hadapan Housemate lain selalu berhasil membuat pemirsa acara reality Show Big Brother Indonesia menjadi gemes.

Ketika hidup tak lagi sama seperti kemarin

Setiap orang punya impian,begitupun saya.Setelah 5 tahun akhirnya saya merasa ini sudah saatnya saya “pergi” untuk mengejar impian yang jauh lebih besar.Saya menantang diri saya sendiri untuk naik ke kelas berikutnya.Maju ke tantangan yang lebih sulit untuk membuktikan beragam potensi yang belum saya miliki.


life is to share and learn is proudly powered by WordPress
Modifikasi theme by Asdar Azis. | Entries (RSS) and Comments (RSS).

Switch to our mobile site